Kamis, 07 Mei 2015

KESOPANAN DAN KUJUJURAN

6/5/15
Kita dididik oleh orang tua, tentang arti kesopanan dan kejujuran dalam keseharian kita. Merupakan bekal yang luar biasa bagi kita. Sebagai nilai karakter dalam diri dan bekal ketika berkomunikasi dan menyesuaikan dengan orang lain.
Beliau mengatakan seberapa tinggi pendidikan seseorang ketika 2 hal ini tidak dimiliki akan membuat angkuh dan kurang berkah.
Sebaliknya seseorang yang mempunyai kejujuran dan kesopanan, dimana pun ia tinggal, pasti akan digunakan dalam masyarakat.
Dan Akan lebih baik lagi semakin jenjang pendidikan tinggi seseorang yang memiliki 2 hal tersebut (kejujuran dan kesopanan) akan lebih bijak dalam berbicara.

Semoga bermanfaat njih

NASEHAT DIRI

5/5/15
Dalam menasehati anak didik sebaiknya perlu keseimbangan. Baik memberikan pujian saat anak itu berbuat baik dan memberikan arahan saat anak tersebut melakukan pelanggran. Sehingga Anak tersebut akan nyaman.
Tapi terkadang kita lupa, kita hanya melihat satu aspek saja yaitu kesalahan yang dilakukan anak didik kita misalnya tidak mengerjakan tugas, baju tidak di masukan dll. Kita lupa dengan kebaikan yang dilakukanya misalnya sopan terhadap guru, berangkat paling awal.
Nah, kita sebagai guru atau orang tua hendakanya melihat dari 2 sudut pandang yaitu kebaikan yang dilakukan dan kesalahan yang diperbuat. dalam menasehati anak didik kita.
Semoga bermanfaat, bahan intropeksi diri kita, sebagai guru ataupun orang tua.

CATATAN HARDIKNAS 2015

2/5/15
Pendidikan sangatlah perlu dan sangat di butuhkan dalam kehidupan ini.
Dengan pendidikan kita bisa belajar  apa yang belum kita ketahui.
Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, kita  jadikan momentum untuk koreksi diri, baik sebagai pendidik,pengelola lembaga pendidikan, lapisan masyarakat yang melihat dan merasakan sejauh mana peranan pendidikan dalam  memajukan  bangsa.

Pagi ini kami akan menggambarkan  salah satu potret pendidikan yang ada di sekeliling kita.
masih banyak yang perlu mendapatkan perhatian dan ketulusan kita dalam mengajarinya.Anak-anak yang seharusnya belajar, malah mencari uang untuk menghidupi keluarganya. Entah  faktor ekonomi atau faktor keluarga.

Dalam Hardiknas 2015 ini kami menemukan sosok yang mempunyai peran dalam memajukan pendidikan.
Masih ada yang peduli kepada mereka  dan terketuk hatinya akan pentingnya arti pendidikan. Mereka di kumpulkan, di bina, dan di sekolahkan sesuai dengan jenjang pendidikan. Subkhnallah Masih ada orang-orang seperti itu. Dan Kami bersyukur di pertemukan  dengan orang-orang yang berjuang di sana. Orang-orang yang sangat peduli dan cinta  Anak.

         "Salah satu murid kami mengatakan kami sangat senang pak bisa sekolah lagi, bisa ketemu dan bermain dengan teman-teman.

         " Alhamdulilah  ya nak. semoga menjadi anak yang soleh dan membagiakan bapak ibu mu jawaban salah satu guru di sana/

Kejujuran dan kepolosan anak dalam mengatakan itu bahwa anak-anak sangat membutuhkan pendidikan. Anak-anak dari berbagai latar belakang dikumpulkan disana, di bina, dan diberikn pendidikan. Tetap tersenyumlah nak

Sekelumit catatan kecil di Hari Pendidikan Nasional ini


Mas Fa

MENGHARGAI ORANG LAIN

4/5/15
Bisa menghargai dan tidak meremehkan orang lain adalah salah satu cara kita dalam menyesuaikan diri.
Dimanapun tempat kita bekerja, hargailah dan jangan meremehkan teman kerja kita.
saling membantu dan menguatkan dalam mewujudkan visi misi dimna kita bekerja.

FILOSOFI PADI DAN BERAS

7/5/15
Dalam menjalani hidup tidak selalu lurus lurus saja,
Ujian akan selalu ada untuk mengetahui seberapa jauh ketaatan kita padaNYa dan kedewasaan kita dalam menjalani proses ini.
Ujian pun beragam, entah dari diri kita, keluarga kita, atau orang-orang terdekat, tempat kerja, atau lingkungan kita.
Pada waktu itu kami sedang di sawah,
orang tua berpesan
coba lihat dan kamu perhatikan padi yang ada di sampinmu.
kita bisa belajar dari tanaman itu.
Pesan pertama tentang
" ilmu padi Semakin tua semakin merunduk"
semakin kita berisi akan semakin merunduk,
semakin tawadhu' jangan semakin sombong akan harta atau ilmu
yang kita miliki.
Pesan kedua tentang beras,
" putihnya beras itu nang bukan
diberi pemutih atau yang lain. Melainkan terjadinya gesekan antar
sesama." Di hadapi semampu kita dan Pasrahkan urusan kepada Nya saja.ketika terjadi gesekan dalam hidup entah dalam bekerja atau berkomunikasi. Karena kehadiran kita itu ada yang merindukan dan ada yang kurang suka. Jadi nikmati saja nang.
2 pesan orang tua itu sangatlah berharga dalam menjalani hidup ini.
semoga manfaat

KERJA CERDAS DAN IKHLAS

8/5/15
Merubah perilaku dan kebiasaan orang itu tidak sekali jalan
Butuh proses dan kesabaran.
Merubah anak-anak yang banyak akal itu perlu kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
Tidak ada henti hentinya kita memberikan contoh yang baik pada mereka,
memberikan teguran dan penghargaan pada mereka.
Terkadang mereka perlu perhatian dan kasih sayang.
kekuatan spiriritual (prihatin istilah jawanya) dalam merubah perilaku mereka dengan ibadah kepada NYa.

Semoga bermanfaat

Senin, 04 Mei 2015

ANAK YANG BEKERJA KERAS

Kisah ini sungguh mengharukan. Aku berharap ia dapat memberikan pelajaran dan hikmah bagi semuanya. Ini adalah kisah seorang putri yang duduk di sekolah dasar bersama kepala sekolahnya. Sebuah kisah nyata yang terjadi di zaman ini.








Anak ini selalu berangkat ke sekolah setiap hari dengan disiplin tanpa pernah mengenal lelah. Sebenarnya ia juga juga bukanlah seorang siswa yang terlalu menonjol. Tapi ia selalu berusaha keras mengerahkan kemampuannya untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Gadis kecil ini benar-benar berjuang hingga batas puncak kemampuannya.
Tukang bersih-bersih sekolah memperhatikan gadis kecil ini selalu masuk ke sekolah dengan membawa tas yang tidak penuh dengan bawaan, namun selalu pulang dengan tas yang telah penuh dengan bawaan!! Hal itu menarik perhatian si Tukang bersih-bersih tersebut.Maka selama beberapa pekan, ia terus mengawasi gadis kecil ini dan ia tetap menyaksikan pemandangan yang sama.
Hal itu menyebabkan si Tukang bersih-bersih itu melapor kepada lbu kepala sekolah tentang semua yang dilihatnya. Akibatnya lbu kepala sekolah pun meminta gadis kecil itu untuk menemuinya setelah jam sekolah usai.
Gadis kecil itupun datang dengan tas yang penuh seperti biasanya. lbu kepala sekolah segera memintanya untuk membuka tas itu. la ingin tahu mengapa tas itu bisa penuh. Gadis kecil itupun membuka tasnya.
Menurut Anda, apakah yang ada di dalam tas sekolah gadis kecil itu? Tas itu berisi serpihan-serpihan roti dan sandwich sisa-sisa makanan murid-murid lain yang tersisa! Yah, gadis kecil itu mengumpulkan sisa-sisa makanan itu untuk dibawanya pulang agar bisa dimakan oleh adik-adik kecilnya, oleh ibunya di rumah.
Apakah Anda sudah membayangkan keadaannya? Duhai, segala puji bagi Allah atas semua nikmat dan kesehatan.
Pesanku untuk anda semua, jangan pernah ragu-ragu untuk mengeluarkan sedekah dan zakat anda. Di sana ada banyak sekali orang-orang miskin yang membutuhkan. Aku harap kalian mau berkorban untuk melakukan kebaikan, sebelum semuanya terlambat.


Sumber: Chicken Soup For Muslimah, Qashash Mu’atstsirah Jiddan lil Fatayat, ALi bin Husain Sindi, Penerbit Sukses Publishing